Perjalanan kepemilikan Bitcoin tingkat perusahaan masih berlanjut. Memasuki tahun 2026, sebuah perusahaan aset digital terkemuka kembali melakukan akumulasi besar—pada 28 Desember menghabiskan sekitar 1,088 juta dolar AS untuk membeli 1229 BTC sekaligus, dengan harga transaksi rata-rata 88.568 dolar AS. Kini, cadangan Bitcoin mereka mencapai 672.497 BTC, hampir 3% dari total pasokan yang beredar di seluruh jaringan. Singkatnya, ini adalah perusahaan institusi yang paling mampu menimbun Bitcoin di dunia.
Mengapa mereka tetap menambah posisi? Logika pendirinya sangat jelas: menganggap Bitcoin sebagai "emas digital" untuk dialokasikan. Sejak 2020, perusahaan ini menjadikan BTC sebagai aset cadangan utama, terus-menerus membeli melalui penerbitan obligasi dan peningkatan saham. Katakanlah pada 2025, Bitcoin jatuh lebih dari 30% dari puncaknya di 12,6 juta dolar AS, mereka malah berlawanan tren dan melakukan pembelian. Hasilnya, selama setahun, posisi mereka meningkat sebesar 23,2%, bahkan mengungguli performa Bitcoin sendiri—ini menunjukkan kepercayaan yang sangat tinggi.
Respon pasar sangat menarik. Para institusi menganggap langkah ini sebagai indikator kepercayaan industri. Konsistensi akumulasi saat harga sedang rendah tidak hanya mendorong kenaikan harga saham perusahaan sendiri, tetapi juga menciptakan tekanan beli yang berkelanjutan di pasar BTC, memperkuat narasi nilai jangka panjang Bitcoin. Seiring kerangka regulasi global yang semakin jelas di 2026, pola ini kemungkinan besar akan memicu lebih banyak perusahaan mengikuti jejak.
Pada akhirnya, ini bukan permainan untuk bertaruh pada fluktuasi jangka pendek, melainkan taruhan strategis terhadap masa depan aset digital.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
9
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GasWastingMaximalist
· 01-06 01:24
Sungguh, langkah ini benar-benar luar biasa, 672K koin langsung menguasai seluruh pasar
Lihat AsliBalas0
MerkleMaid
· 01-06 01:15
672497 lembar? Benarkah? Ini harus ditimbun sampai tahun monyet dan tahun kuda baru bisa dijual, ya.
Lihat AsliBalas0
NewDAOdreamer
· 01-03 14:48
672497 satunya, orang ini benar-benar menimbun Bitcoin sebagai properti keluarga, dan dia bisa mendapatkan 23% melawan tren, yang meyakinkan
Lihat AsliBalas0
TokenDustCollector
· 01-03 07:50
672497 lembar... langkah ini benar-benar luar biasa, meskipun berlawanan tren tetap bisa mendapatkan keuntungan 23%, saya sebagai investor kecil harus berusaha keras banget nih
Lihat AsliBalas0
ParanoiaKing
· 01-03 07:50
672497 lembar... Teman ini benar-benar memegang 3% dari seluruh jaringan mata uang, agak di luar nalar nih
Lihat AsliBalas0
WhaleWatcher
· 01-03 07:40
672497 lembar? Berapa harganya ya, aku cuma lihat angka saja sudah pusing, benar-benar tidak bisa main
Lihat AsliBalas0
ContractExplorer
· 01-03 07:37
672497 lembar, angka ini saja sudah gila... benar-benar pengumpul koin besar, pembelian melawan tren sama sekali tidak takut
Lihat AsliBalas0
MetaverseVagabond
· 01-03 07:25
672497枚BTC, orang ini benar-benar luar biasa, menganggap seluruh pasar sebagai mesin penarik tunai
Lihat AsliBalas0
AirdropChaser
· 01-03 07:24
672497 lembar? Teman ini benar-benar menganggap BTC sebagai kekayaannya sendiri, bikin ngakak, 3% dari seluruh peredaran di seluruh jaringan dipegang oleh perusahaan ini
Perjalanan kepemilikan Bitcoin tingkat perusahaan masih berlanjut. Memasuki tahun 2026, sebuah perusahaan aset digital terkemuka kembali melakukan akumulasi besar—pada 28 Desember menghabiskan sekitar 1,088 juta dolar AS untuk membeli 1229 BTC sekaligus, dengan harga transaksi rata-rata 88.568 dolar AS. Kini, cadangan Bitcoin mereka mencapai 672.497 BTC, hampir 3% dari total pasokan yang beredar di seluruh jaringan. Singkatnya, ini adalah perusahaan institusi yang paling mampu menimbun Bitcoin di dunia.
Mengapa mereka tetap menambah posisi? Logika pendirinya sangat jelas: menganggap Bitcoin sebagai "emas digital" untuk dialokasikan. Sejak 2020, perusahaan ini menjadikan BTC sebagai aset cadangan utama, terus-menerus membeli melalui penerbitan obligasi dan peningkatan saham. Katakanlah pada 2025, Bitcoin jatuh lebih dari 30% dari puncaknya di 12,6 juta dolar AS, mereka malah berlawanan tren dan melakukan pembelian. Hasilnya, selama setahun, posisi mereka meningkat sebesar 23,2%, bahkan mengungguli performa Bitcoin sendiri—ini menunjukkan kepercayaan yang sangat tinggi.
Respon pasar sangat menarik. Para institusi menganggap langkah ini sebagai indikator kepercayaan industri. Konsistensi akumulasi saat harga sedang rendah tidak hanya mendorong kenaikan harga saham perusahaan sendiri, tetapi juga menciptakan tekanan beli yang berkelanjutan di pasar BTC, memperkuat narasi nilai jangka panjang Bitcoin. Seiring kerangka regulasi global yang semakin jelas di 2026, pola ini kemungkinan besar akan memicu lebih banyak perusahaan mengikuti jejak.
Pada akhirnya, ini bukan permainan untuk bertaruh pada fluktuasi jangka pendek, melainkan taruhan strategis terhadap masa depan aset digital.