Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Siapa Stephen Miran? Pilihan Federal Reserve Baru Trump dan Sikap Ekonomi Proteksionisnya
Presiden Trump baru-baru ini mengumumkan pemilihannya terhadap Stephen Miran untuk mengisi posisi kosong di Dewan Federal Reserve, sebuah langkah yang memiliki implikasi signifikan terhadap kebijakan moneter dan perdagangan AS dalam beberapa tahun mendatang. Penunjukan ini berlaku untuk masa jabatan hingga 31 Januari 2026, sementara pemerintahan terus mencari pemimpin tetap untuk posisi tersebut.
Pria di Balik Nomination
Stephen Miran membawa kredensial akademik yang substansial dan pengalaman kebijakan langsung ke meja. Seorang pemegang gelar Ph.D. dari Harvard University dalam bidang Ekonomi (2010), ia belajar di bawah ekonom terkenal Martin Feldstein. Dasar pendidikannya mencakup gelar dari Boston University (2005), di mana ia mengambil jurusan Ekonomi, Filsafat, dan Matematika. Kredensial ini menegaskan dasar teoritisnya dalam prinsip-prinsip ekonomi.
Selain akademik, Miran telah menavigasi tantangan kebijakan dunia nyata yang signifikan. Antara tahun 2020 dan 2021, ia menjabat sebagai Penasihat Kebijakan Ekonomi Senior di Departemen Keuangan AS, di mana ia berkontribusi pada intervensi fiskal selama pandemi, terutama Program Perlindungan Gaji di bawah CARES Act. Saat ini, ia memegang posisi Ketua Dewan Penasihat Ekonomi Gedung Putih, sebuah peran yang telah diembannya sejak Maret 2025, menjadikannya suara terpercaya dalam arsitektur ekonomi pemerintahan.
Dari Wall Street ke Kebijakan: Rekam Jejak
Di sektor swasta, Miran beroperasi sebagai Strategis Senior di Hudson Bay Capital Management dan ikut mendirikan Amberwave Partners, sebuah perusahaan manajemen aset. Ia juga mempertahankan afiliasi dengan Manhattan Institute sebagai peneliti paruh waktu, menunjukkan bahwa ia menjembatani kesenjangan antara analisis akademik dan dinamika pasar praktis.
Pivot Proteksionis: Apa Artinya
Mungkin yang paling penting bagi pasar adalah keselarasan ideologis Miran dengan agenda proteksionis ekonomi Trump. Ia telah menjadi advokat vokal untuk kebijakan perdagangan berbasis tarif, memandang mekanisme ini sebagai alat untuk mempersempit defisit perdagangan dan memperkuat penilaian dolar terhadap mata uang lain. Sikap proteksionis ini membawa potensi dampak terhadap harga komoditas, pasar mata uang, dan dinamika perdagangan internasional—sektor-sektor yang secara tradisional mempengaruhi valuasi cryptocurrency.
Penunjukannya menandai kontinuitas dalam filosofi kebijakan perdagangan dan moneter dalam pemerintahan, menempatkannya sebagai seseorang yang kemungkinan besar akan mendukung nasionalisme ekonomi dan strategi manipulasi mata uang melalui penerapan tarif.