Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Seorang pengadilan Jerman menjatuhkan hukuman kepada dua mantan bankir atas keterlibatan mereka dalam merancang skema penggelapan pajak di Fortis Bank. Perjanjian ilegal tersebut mengakibatkan kerugian sekitar €45 juta ($52,7 juta) bagi pembayar pajak Jerman. Kasus ini menegaskan tantangan yang terus berlangsung yang dihadapi lembaga keuangan dalam menjaga kerangka kepatuhan dan konsekuensi hukum serius bagi profesional perbankan yang memfasilitasi penipuan. Untuk ekosistem keuangan yang lebih luas—tradisional dan digital—tindakan penegakan ini menjadi pengingat bahwa badan pengatur tetap waspada. Hukuman ini menyoroti mengapa pengendalian internal yang kuat, praktik audit yang transparan, dan struktur tata kelola yang kokoh penting di seluruh operasi perbankan. Ini adalah contoh yang menyadarkan bagaimana tanggung jawab pribadi meluas ke akuntabilitas institusional.