**Dimana nilai sebenarnya dari XRP? CEO Ripple berbicara dengan jelas**
Garlinghouse baru-baru ini menjelaskan sebuah pertanyaan yang sudah sering dibahas: XRP bukan milik pribadi Ripple.
Beberapa poin inti:
**1. Apakah XRP memiliki CEO? Tidak** — Ripple memiliki CEO (yaitu dia), tetapi XRP adalah protokol sumber terbuka, ada lebih dari seratus pengembang yang membangun di ekosistem. Ini bukan permainan kata, ini adalah struktur tata kelola yang berbeda.
**2. Peningkatan XRPL tidak ditentukan oleh Ripple** — Perbaikan protokol memerlukan persetujuan dari mayoritas peserta. Garlinghouse secara tegas menyatakan: bahkan perbaikan yang kami, Ripple, tolak pun disetujui, inilah bentuk dari open source. Ini berarti, Ripple tidak bisa mendominasi arah jaringan ini.
**3. Nilai berasal dari koneksi, bukan kepemilikan** — Daripada mengawasi siapa yang memiliki berapa banyak XRP, lebih baik melihat apa yang bisa terhubung. Dalam skenario pembayaran global, throughput, efisiensi lintas batas, dan penggunaan nyata adalah yang terpenting.
Pernyataan ini sebenarnya sedang mendefinisikan ulang narasi XRP: dari "aset spekulatif" menjadi "infrastruktur pembayaran". Pesan untuk para investor adalah — fokus penilaian harus pada utilitas jaringan dan tingkat adopsi, bukan pada kelangkaan token.
Secara sederhana: kemenangan infrastruktur seringkali terlihat tidak seksi, tetapi paling tahan lama.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
**Dimana nilai sebenarnya dari XRP? CEO Ripple berbicara dengan jelas**
Garlinghouse baru-baru ini menjelaskan sebuah pertanyaan yang sudah sering dibahas: XRP bukan milik pribadi Ripple.
Beberapa poin inti:
**1. Apakah XRP memiliki CEO? Tidak** — Ripple memiliki CEO (yaitu dia), tetapi XRP adalah protokol sumber terbuka, ada lebih dari seratus pengembang yang membangun di ekosistem. Ini bukan permainan kata, ini adalah struktur tata kelola yang berbeda.
**2. Peningkatan XRPL tidak ditentukan oleh Ripple** — Perbaikan protokol memerlukan persetujuan dari mayoritas peserta. Garlinghouse secara tegas menyatakan: bahkan perbaikan yang kami, Ripple, tolak pun disetujui, inilah bentuk dari open source. Ini berarti, Ripple tidak bisa mendominasi arah jaringan ini.
**3. Nilai berasal dari koneksi, bukan kepemilikan** — Daripada mengawasi siapa yang memiliki berapa banyak XRP, lebih baik melihat apa yang bisa terhubung. Dalam skenario pembayaran global, throughput, efisiensi lintas batas, dan penggunaan nyata adalah yang terpenting.
Pernyataan ini sebenarnya sedang mendefinisikan ulang narasi XRP: dari "aset spekulatif" menjadi "infrastruktur pembayaran". Pesan untuk para investor adalah — fokus penilaian harus pada utilitas jaringan dan tingkat adopsi, bukan pada kelangkaan token.
Secara sederhana: kemenangan infrastruktur seringkali terlihat tidak seksi, tetapi paling tahan lama.