Meskipun harga Bitcoin telah turun lebih dari 20% dari puncaknya dan sentimen pasar masih berhati-hati, bursa kripto Kraken baru-baru ini mengajukan permohonan IPO secara rahasia kepada U.S. Securities and Exchange Commission (SEC).
Mengikuti jejak penerbit stablecoin Circle dan bursa Gemini, Kraken—yang baru saja meraih pendanaan sebesar USD 800 juta dengan valuasi USD 20 miliar—bergabung dengan sejumlah perusahaan kripto lain yang menempuh jalur unik menuju pasar publik, meskipun pasar bearish masih berlangsung.
01 Antusiasme IPO di Tengah Dingin Pasar
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, pasar kripto telah mengalami koreksi mendalam selama setahun terakhir. Aset utama seperti Bitcoin dan Ethereum masih menghadapi tekanan turun, dan sentimen investor jelas telah berubah menjadi lebih waspada.
Data menunjukkan Crypto Fear & Greed Index turun ke angka 15, jauh di zona "Extreme Fear".
Namun, meskipun likuiditas mengetat dan regulasi semakin ketat, perusahaan kripto terkemuka tetap melanjutkan rencana IPO. "Logika kontra-pasar" ini justru bisa menjadi sinyal bahwa pasar telah mencapai titik terendah.
02 Sembilan IPO Kripto Siap Meluncur
Mulai dari platform perdagangan hingga manajer aset, gelombang perusahaan kripto tengah bersiap memasuki gerbang pasar publik.
Kraken
Sebagai bursa kripto veteran, Kraken mengajukan permohonan IPO secara rahasia ke SEC pada 19 November 2025.
Dalam putaran pendanaan terbarunya, Kraken meraih valuasi USD 20 miliar dan mencatat kinerja keuangan impresif—pendapatan kuartal ketiga mencapai USD 648 juta, tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.
Circle
Circle, penerbit stablecoin USDC, telah sukses melantai di bursa. Sahamnya ditutup di harga USD 82,84 pada hari pertama perdagangan, naik 167% dari harga penawaran.
Pencapaian ini jelas meningkatkan kepercayaan terhadap IPO kripto di masa mendatang.
Gemini
Gemini, bursa kripto yang didirikan oleh si kembar Winklevoss, juga berhasil menetapkan harga dan menyelesaikan IPO, menandai satu lagi pencatatan kripto penting di pasar AS tahun ini.
Grayscale
Manajer aset kripto terbesar di dunia ini tengah mempersiapkan apa yang disebut sebagai "IPO kripto terbesar tahun 2025". Per 30 September 2025, perusahaan ini mengelola aset senilai USD 35 miliar.
Bullish
Didukung oleh Block.one, Bullish tengah mengejar pencatatan di Wall Street, dengan tujuan semakin mengintegrasikan kripto ke dalam struktur pasar tradisional.
Proyek Lain yang Akan Datang
Selain nama-nama besar tersebut, sejumlah penyedia infrastruktur dan layanan kripto juga merencanakan penawaran publik, mulai dari layanan kustodian, middleware blockchain, hingga solusi kepatuhan.
03 Logika Strategis di Balik IPO Kontra-Siklus
Secara tradisional, perusahaan memilih go public saat valuasi tinggi dan sentimen investor sedang bullish untuk memaksimalkan penggalangan dana. Lalu mengapa perusahaan kripto memilih melantai di tengah pasar bearish?
Sinyal Kepercayaan Diri dan Komitmen pada Kepatuhan
Melantai di tengah pasar bearish adalah bentuk kepercayaan diri yang berani. Perusahaan yang berani IPO di titik terendah pasar bertaruh pada posisi strategis jangka panjang, bukan sekadar pergerakan harga jangka pendek.
Selain itu, proses IPO menuntut keterbukaan regulasi yang ketat, menjadi komitmen publik terhadap kepatuhan.
Meraih Peluang Transformasi Struktural
Pasar modal kini bergerak dari logika "berbasis spekulasi" menuju "berbasis fundamental". Investor kini lebih memprioritaskan pendapatan nyata dan jalur kepatuhan.
Bagi perusahaan kripto dengan basis pengguna kuat dan keunggulan teknologi, ini adalah peluang untuk transformasi merek dan realokasi modal secara struktural.
Posisi untuk Siklus Berikutnya
Dengan melantai sekarang, perusahaan kripto papan atas dapat meraih pengakuan awal dari keuangan arus utama. Secara historis, perusahaan yang go public saat pasar bearish sering kali muncul sebagai raksasa di siklus berikutnya.
04 Studi Kasus IPO Kraken
Persiapan IPO Kraken menjadi sorotan tersendiri, memperlihatkan bagaimana startup kripto dapat bertransformasi ke panggung keuangan arus utama.
Skala Pendanaan dan Lonjakan Valuasi
Sebelum IPO, Kraken menggalang dana USD 800 juta, termasuk investasi strategis sebesar USD 200 juta dari Citadel Securities. Valuasi perusahaan melonjak dari USD 15 miliar menjadi USD 20 miliar dalam waktu kurang dari dua bulan—naik 33%.
Pertumbuhan valuasi ini, yang dicapai di tengah pasar bearish, menegaskan kepercayaan investor terhadap fundamental Kraken.
Kinerja Keuangan yang Solid
Pada kuartal III 2025, Kraken membukukan pendapatan USD 648 juta, naik 47% dibanding kuartal sebelumnya.
EBITDA yang disesuaikan melonjak 124% secara kuartalan, mencapai USD 178,6 juta. Margin laba naik 9 poin menjadi 27,6%.
Ekspansi Strategis yang Terdiversifikasi
Kraken telah berevolusi melampaui sekadar bursa kripto. Platform ini kini mendukung perdagangan lebih dari 450 aset digital, serta futures AS, saham publik, ETF, dan perdagangan mata uang fiat.
Pada Mei 2025, Kraken mengakuisisi platform perdagangan futures ritel NinjaTrader seharga USD 1,5 miliar, semakin memperluas penawaran aset dan basis penggunanya.
05 Tanda-Tanda Titik Terendah Pasar Kripto?
Gelombang IPO kripto sangat kontras dengan kondisi pasar saat ini. Apakah ini menandakan pasar kripto sudah mendekati titik terendah?
Dari "Panic Selling" ke "Profit-Taking"
Para analis menyoroti bahwa kelemahan Bitcoin saat ini berbeda secara fundamental dari "crypto winter" tahun 2022.
Pada 2022, pemegang menjual karena ketakutan dan kebangkrutan. Pada 2025, penjualan didorong oleh kekayaan baru.
Pemegang awal kini mentransfer Bitcoin ke basis pembeli yang lebih luas—mereka yang masuk melalui ETF, broker, dan treasury korporasi.
Exit Tertata oleh Pemegang Awal
Data blockchain menunjukkan token yang tidak bergerak sejak 2010–2013 mulai berpindah untuk pertama kalinya—bukan karena panik, melainkan melalui "distribusi bertahap dan terukur".
Ini mirip dengan "IPO senyap": pemegang awal dalam jumlah besar mendistribusikan ke basis investor yang lebih luas.
Kembalinya Modal Jangka Panjang Secara Bertahap
Bagi sebagian besar investor, "titik terendah" bukanlah rentang harga tertentu, melainkan titik balik di mana sentimen dan tren mulai sejalan.
Pencatatan kripto besar dapat memberikan jangkar psikologis baru bagi pasar. Dalam situasi ini, modal jangka panjang bisa perlahan kembali, sementara aksi jual spekulatif mulai mereda.
06 Paradigma Baru Investasi di Pasar Bearish
Di persimpangan pasar kripto dan IPO, investor cerdas mulai menata ulang strategi mereka.
Fokus pada Fundamental, Bukan Fluktuasi Harga
Dengan perusahaan kripto melantai di bursa, investor dapat beralih dari "spekulasi" ke "analisis fundamental". Transparansi keuangan perusahaan publik memungkinkan valuasi yang lebih akurat.
Mencari Peluang Struktural
Pasar bearish sering kali menjadi waktu terbaik untuk membangun. Di situasi saat ini, proyek dengan kekuatan teknis nyata dan model bisnis yang layak akan menonjol, tanpa terganggu hiruk-pikuk pasar.
Mengadopsi Pola Alokasi Jangka Panjang
Investor yang sabar mungkin menemukan titik terendah pasar sebagai waktu ideal untuk membangun posisi secara bertahap. Seperti di pasar tradisional, perusahaan yang melantai saat siklus bearish sering kali berkinerja unggul di fase pemulihan berikutnya.
Prospek
Industri kripto tengah mengalami transformasi senyap: pemegang awal Bitcoin menyerahkan estafet pada kelompok investor yang lebih luas melalui ETF, sementara perusahaan kripto asli seperti Kraken menuju Wall Street.
Roda siklus pasar tak pernah berhenti berputar. Saat rasa takut mendominasi, perusahaan dan investor visioner justru mulai menyiapkan fondasi untuk pertumbuhan berikutnya.
Seperti halnya Amazon yang melantai setelah gelembung dot-com pecah dan tumbuh menjadi raksasa, perusahaan kripto yang menuju pasar publik di fase bearish hari ini bisa jadi adalah pemimpin industri di masa depan.


