Bitcoin Mengakhiri Oktober dengan Penurunan, Melonjak Melewati $106.000 dalam Kebangkitan Dramatis November

Pasar
Diperbarui: 2025-11-10 11:38

Setelah menutup Oktober dengan penurunan 4%, Bitcoin mencatat rebound kuat pada 10 November. Berdasarkan data pasar Gate, BTC stabil di kisaran Rp103.000 sebelum melesat naik dan mencapai level tertinggi lokal di Rp106.683.

Sementara itu, ETH menemukan support di sekitar Rp3.480 dan mulai bergerak naik, mencapai level tertinggi lokal di Rp3.658. Reli ini bertepatan dengan pengumuman Trump mengenai "dividen tarif" senilai Rp2.000 untuk setiap warga Amerika, yang diyakini pasar dapat semakin mendorong kenaikan Bitcoin.

01 Suramnya Oktober: Bitcoin Ditutup Turun, Sentimen Pasar Memburuk

Melihat kembali Oktober, Bitcoin menutup bulan dengan penurunan 4%, memutus rangkaian kenaikan sebelumnya.

Berbagai media arus utama dan lembaga riset melaporkan bahwa penurunan ini terutama dipicu oleh ketidakpastian makro yang berkelanjutan akibat penutupan pemerintah federal AS yang berkepanjangan.

Dengan penutupan yang berlangsung lebih dari sebulan, tekanan pasar meningkat, dan Bitcoin beberapa kali turun di bawah Rp100.000—pelanggaran pertama sejak awal Agustus.

Meski harga turun, data on-chain menunjukkan adanya ketahanan. Tahun ini, sekitar 4,64 juta Bitcoin, senilai lebih dari Rp500 miliar, telah berpindah dari dompet yang sebelumnya tidak aktif.

Hal ini mengindikasikan bahwa pemegang jangka panjang mungkin sedang melakukan reposisi, menyuntikkan likuiditas baru ke pasar.

02 Kebangkitan: Beragam Faktor Dorong Bitcoin Tembus Rp106.000

Kesepakatan Bipartisan Isyaratkan Pemerintah Segera Dibuka Kembali

Rebound kuat Bitcoin pada 10 November sangat terkait dengan perkembangan politik di Washington.

Menurut sejumlah media terkemuka, Demokrat dan Republik di Senat mencapai kesepakatan untuk membuka kembali pemerintahan. Demokrat moderat sepakat mendukung mosi prosedural untuk pendanaan pemerintah, mengakhiri kebuntuan selama 40 hari.

Kabar ini langsung tercermin di pasar prediksi. Di Myriad, pengguna memperkirakan peluang pemerintah dibuka kembali sebelum 15 November lebih dari 90%, naik dari hanya 37% dalam 24 jam sebelumnya.

Seiring meredanya ketidakpastian, kepercayaan investor pun meningkat signifikan.

Rencana Dividen Tarif Trump Picu Optimisme Pasar

Selain kabar positif dari pembukaan kembali pemerintahan, rencana dividen tarif yang diusulkan Trump turut memberikan dorongan pada pasar.

Trump berjanji akan membagikan "dividen tarif" sebesar Rp2.000 kepada sebagian besar warga Amerika, yang didanai dari pendapatan tarif sebesar Rp19,5 miliar.

Analis meyakini sebagian pembayaran langsung ke konsumen ini bisa mengalir ke pasar kripto, menciptakan tekanan beli baru.

Pengamat kripto terkemuka seperti Arthur Hayes mencatat bahwa langkah pemerintah AS untuk mencetak uang dan mendistribusikan manfaat dapat mendorong kenaikan Bitcoin dan koin privasi seperti ZEC.

03 Arus Modal: Outflow ETF dan Meningkatnya Solana ETF

ETF Bitcoin dan Ethereum Alami Outflow Signifikan

Meskipun harga Bitcoin sempat rebound, data arus modal menunjukkan masih adanya kekhawatiran di sentimen pasar.

Menurut laporan harian Gate Research pada 10 November, ETF BTC mencatat net outflow sebesar Rp558 juta pada 7 November, dengan IBIT milik BlackRock kehilangan Rp131 juta dan FBTC milik Fidelity kehilangan Rp256 juta.

ETF Ethereum juga mengalami hal serupa. Pada 7 November, ETF ETH mencatat net outflow Rp46,6 juta, dengan FETH milik Fidelity menyumbang Rp72,2 juta outflow.

Angka-angka ini menunjukkan bahwa investor institusi tetap berhati-hati meski harga mulai pulih, kemungkinan karena ketidakpastian makro yang masih berlangsung.

Solana ETF Bersinar

Sementara ETF Bitcoin dan Ethereum mengalami outflow, ETF Solana yang baru diluncurkan justru menarik arus masuk yang kuat.

Pekan lalu, Solana ETF (BSOL) milik Bitwise mencatat net inflow Rp126 juta pada pekan perdagangan penuh pertamanya.

Sejak tercatat di Bursa Efek New York pada 28 Oktober, dana ini telah mengumpulkan net inflow Rp545 juta, termasuk Rp223 juta modal awal.

Kinerja ini menyoroti minat investor yang semakin besar terhadap aset kripto di luar Bitcoin dan Ethereum.

04 Analisis Teknikal: Penjelasan Level Resistance dan Support Kunci

Dari perspektif teknikal, rebound Bitcoin pada 10 November menghadapi level resistance krusial.

Analisis profesional menunjukkan tren jangka pendek BTC masih kuat, namun momentum kenaikan mulai melambat. Investor perlu mencermati kekuatan support di Rp105.000 dan potensi breakout di atas Rp106.700.

Jika Bitcoin mampu menembus zona resistance Rp106.500 secara konsisten, harga berpeluang melanjutkan kenaikan ke Rp107.500 atau bahkan Rp108.000.

Sebaliknya, jika reli gagal berlanjut, Bitcoin mungkin menguji level support yang lebih rendah.

Support terdekat berada di sekitar Rp104.850, dengan support utama pertama di Rp104.200. Jika menembus level ini, BTC berpotensi menguji area support Rp103.500.

Kinerja Ethereum juga patut diperhatikan. Tren jangka pendek ETH masih kuat, namun tekanan resistance mulai meningkat.

Investor disarankan memantau efektivitas support di Rp3.600 dan potensi breakout di atas zona Rp3.700 untuk menilai apakah tren akan berlanjut atau koreksi jangka pendek mungkin terjadi.

05 Kinerja Altcoin: COTI, RESOLV, dan 1INCH Pimpin Reli

Dengan Bitcoin dan Ethereum yang kembali menguat, sejumlah altcoin mencatat kenaikan impresif.

Data pasar Gate menunjukkan token COTI saat ini diperdagangkan di Rp0,052, naik sekitar 55,38% dalam 24 jam terakhir.

Lonjakan COTI terutama didorong oleh peluncuran mainnet Layer2 privasi dan program insentif ekosistemnya.

Token RESOLV juga tampil kuat, saat ini di harga Rp0,13, naik sekitar 36,09% dalam 24 jam.

Proyek ini merupakan protokol DeFi yang menerbitkan stablecoin USR, dijamin dengan ETH dan BTC serta menjaga patokan dolar dengan strategi "delta-netral".

Token DeFi veteran 1INCH juga mengalami kenaikan, saat ini diperdagangkan di Rp0,219, naik sekitar 11,8% dalam 24 jam.

Seiring membaiknya sentimen pasar, modal dengan cepat kembali ke sektor DeFi, menjadikan 1inch titik fokus bagi investor.

06 Tren Baru: Booming Mining Solana dan Kenaikan Koin Privasi

ORE Catat Pendapatan Harian Lebih dari Rp1 Juta

Protokol mining ORE di ekosistem Solana mencatat pendapatan harian lebih dari Rp1 juta pada 9 November, rekor tertinggi sepanjang masa.

Setelah meluncurkan protokol mining V2, ORE dengan cepat menarik perhatian pasar, mendorong harga token dan pendapatan protokol naik signifikan.

Protokol terbaru ini menggunakan sistem mining grid 5×5, dengan setiap ronde berdurasi satu menit. Penambang melakukan staking SOL untuk bersaing memperebutkan blok, dan SOL dari blok yang tidak berhasil didistribusikan ulang ke pemenang.

Lonjakan ORE menandai tonggak penting bagi model "gamified mining" di ekosistem Solana.

Koin Privasi Melejit

Seiring rebound Bitcoin, koin privasi juga menunjukkan momentum kuat.

Zcash (ZEC) telah melonjak 1.172% tahun ini, menjadi kripto terbesar ke-14 berdasarkan kapitalisasi pasar.

Pertumbuhan luar biasa ini terutama didorong oleh adopsi teknologi zk-SNARKs yang berfokus pada privasi dan peningkatan dua kali lipat alamat aktif harian.

07 Prospek Pasar: Optimisme Jangka Pendek dan Risiko Jangka Panjang

Ke depan, analis tetap optimistis namun berhati-hati terhadap prospek Bitcoin.

Meski kabar pembukaan kembali pemerintahan telah mendongkrak pasar, investor perlu terus memantau peristiwa makro utama dan indikator on-chain.

Faktor Risiko Potensial

Pasar kripto masih menghadapi berbagai risiko. Masih ada ketidakpastian besar apakah Securities and Exchange Commission (SEC) AS akan menyetujui ETF Cardano sebelum akhir tahun.

Sebulan lalu, CoinDesk melaporkan peluang persetujuan ETF ADA sebesar 90% sebelum akhir 2025, namun kini turun menjadi 38%.

Selain itu, rencana dividen tarif Trump menghadapi risiko hukum. Mahkamah Agung tengah meninjau kewenangan darurat tarif Trump, dan jika tarif ini dinyatakan tidak sah, hal ini dapat memicu pengembalian dana lebih dari Rp100 miliar, yang berpotensi mengguncang sentimen pasar.

Sinyal Positif

Di sisi lain, data on-chain menunjukkan beberapa sinyal positif. Misalnya, alamat aktif harian Ethereum tumbuh 41% dalam sepekan menjelang 10 November, menandakan peningkatan aktivitas pengguna.

Sementara itu, 70% perusahaan penambangan Bitcoin terkemuka melaporkan bahwa proyek AI atau komputasi berkinerja tinggi mereka mulai menghasilkan pendapatan, menandakan tren diversifikasi mining yang semakin cepat.

Outlook

Sejauh mana reli Bitcoin akan berlanjut masih harus dilihat. Laporan harian Gate Research mencatat tren jangka pendek BTC masih kuat, namun momentum kenaikan mulai melambat, dengan Rp106.700 sebagai level resistance kunci.

Dengan pemerintahan AS yang akan dibuka kembali dan rencana dividen tarif Trump yang mungkin terealisasi, hal ini—seperti disampaikan Arthur Hayes—dapat menyuntikkan vitalitas baru ke Bitcoin dan pasar kripto secara lebih luas.

Harapan lahir dari keputusasaan, dan peluang muncul di tengah ketidakpastian.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten