Wawasan utama
Solana diperdagangkan di dekat $83 setelah penolakan berulang di bawah $90, membentuk pola rounded top yang menandakan melemahnya momentum bullish di time frame yang lebih rendah.
Zona dukungan $78 hingga $80 tetap krusial, karena jika breakdown bisa memicu penurunan lebih lanjut menuju $75 dan kemungkinan memperpanjang kerugian hingga $70.
Aktivitas on-chain yang melambat, arus masuk ETF yang tertahan, serta transfer besar ke bursa telah meningkatkan tekanan jual, sehingga memperkuat prospek bearish Solana saat ini.
Solana diperdagangkan di kisaran $83 hingga $85 pada 30 April setelah gagal mempertahankan kenaikan di atas level $90. Pergerakan harga menunjukkan penolakan berulang antara $88 dan $90, yang menandakan kekuatan bullish mulai memudar. Akibatnya, aset ini mulai mencerminkan kehati-hatian yang lebih luas di pasar kripto.
Pada grafik 4 jam, telah terbentuk pola rounded top, yang mengindikasikan pergeseran bertahap dari minat beli menjadi tekanan jual yang persisten. Struktur ini sering mendahului kelanjutan penurunan begitu dukungan tembus. Selain itu, pola tersebut menyoroti melemahnya momentum setelah upaya panjang untuk bertahan di level yang lebih tinggi.
Garis leher dari formasi ini berada di antara $78 dan $80, area yang telah memberikan dukungan konsisten sepanjang bulan April. Langkah tegas di bawah zona ini dapat memicu penjualan yang lebih agresif. Selain itu, para trader memantau level ini secara ketat karena level tersebut menentukan arah pasar dalam waktu dekat.
Sumber: TradingView
Rata-rata bergerak jangka pendek telah mulai konvergen dan berbalik turun, mencerminkan berkurangnya kekuatan tren. Harga kini diperdagangkan di bawah indikator jangka pendek yang penting, sehingga memperkuat kontrol bearish. Selain itu, ketidakmampuan untuk merebut kembali resistance menunjukkan bahwa pembeli kehilangan pegangan di kisaran saat ini.
Pergerakan harga Solana terus mengikuti sentimen pasar yang lebih luas, dengan Bitcoin diperdagangkan di bawah level resistance kritis. Kondisi ini membatasi potensi kenaikan pada mayoritas altcoin. Karena itu, risk appetite tetap meredup, yang terus membebani aset ber-beta tinggi seperti Solana.
Data jaringan menunjukkan penurunan volume pertukaran terdesentralisasi dibanding puncak sebelumnya. Perlambatan ini mengarah pada berkurangnya aktivitas pengguna dan melemahnya permintaan terhadap token tersebut. Selain itu, arus transaksi yang lebih rendah mengurangi dukungan fundamental yang biasanya menopang kekuatan harga.
Permintaan institusional juga mendingin, dengan arus masuk spot ETF Solana yang menunjukkan tanda-tanda stagnasi. Pergeseran ini mencerminkan posisi yang lebih hati-hati dari investor besar. Akibatnya, tidak adanya arus masuk yang kuat menghilangkan salah satu pilar utama yang sebelumnya mendukung ekspansi harga.
Data blockchain terbaru mengungkap adanya transfer lebih dari 300.000 SOL ke bursa, meningkatkan kekhawatiran tentang potensi tekanan jual. Pergerakan seperti ini sering menandakan persiapan untuk likuidasi. Selain itu, perkembangan ini menambah kekhawatiran yang sudah ada mengenai meningkatnya pasokan di pasar.
Jika dukungan $80 gagal, target penurunan berikutnya tampak di sekitar $75, lalu zona $70. Level-level ini selaras dengan area permintaan sebelumnya. Namun, pemulihan di atas $88 bisa menstabilkan pergerakan harga dan melemahkan struktur bearish yang sedang berlangsung.
Artikel Terkait
Harga Solana Menekan di Level Kunci Saat Pembaruan Keamanan Muncul
BONK dan Solana Mengaktifkan Cycol Gallery untuk Mengautentikasi Karya Seni Fisik Secara On-Chain pada 3 Mei
Circle Mencetak 250 juta USDC di Solana semalaman pada 2 Mei
Harga Solana Menciut di Level Kunci saat Pembaruan Keamanan Muncul
Solana Bertahan di 86 Dolar AS saat Arus Masuk ETF Mengencangkan Rentang Harga