Senator Lummis Peringatkan AS Bisa Tertinggal dari China dalam Aturan Kripto Tanpa Undang-Undang CLARITY

Menurut Cointelegraph, Senator AS Cynthia Lummis memperingatkan pada bulan Mei bahwa jika Kongres gagal mengesahkan Digital Asset Market Clarity Act (CLARITY Act), Amerika Serikat bisa kehilangan kepemimpinan regulasi kepada negara lain termasuk China. Lummis menyatakan bahwa memberlakukan kerangka regulasi kripto yang komprehensif akan membantu memastikan negara lain tidak menetapkan aturan untuk era keuangan berikutnya. Komite Perbankan Senat AS memilih untuk mengusulkan rancangan undang-undang tersebut pada bulan Mei, meski rancangan itu masih memerlukan persetujuan di kedua kamar dan pengesahan presiden agar menjadi undang-undang.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar