IMF Menurunkan Proyeksi Pertumbuhan Afrika Sub-Sahara 2026 Menjadi 4,3%

CryptoFrontier

Dana Moneter Internasional (IMF) merilis laporan terbaru Prospek Ekonomi Regional Afrika Sub-Sahara pada 6 Mei di Kigali, Rwanda, menurut CCTV News. Laporan tersebut menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi Afrika Sub-Sahara untuk 2026 menjadi 4,3%, turun 0,3 poin persentase dari proyeksi sebelumnya, dengan menyebut dampak konflik Timur Tengah sebagai pendorong utama.

Dampak Konflik Timur Tengah

Laporan tersebut menyebut konflik Timur Tengah membayangi prospek ekonomi Afrika Sub-Sahara. Konflik ini telah berkontribusi pada kenaikan signifikan harga minyak, gas alam, dan pupuk, sementara biaya transportasi juga ikut melonjak tajam.

Dampak Perdagangan dan Sektoral

Menurut laporan tersebut, konflik telah mengganggu perdagangan antara negara-negara Afrika Sub-Sahara dan negara-negara kawasan Teluk. Laporan itu juga mencatat dampak terhadap sektor pariwisata serta potensi efek pada pendapatan remitansi bagi beberapa negara di kawasan tersebut.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Yuan Tiongkok lepas pantai Tembus 6,8 Terhadap Dolar AS, Pertama Kali Sejak Februari 2023

Menurut Golden Ten, yuan Tiongkok lepas pantai menembus 6,8 terhadap dolar AS pada 7 Mei, menandai pertama kalinya sejak Februari 2023.

GateNews36menit yang lalu

Gelombang yen Jepang menyentuh level tertinggi baru 10 minggu, intervensi kembali diberitakan menjelang kunjungan Bessent ke Jepang

Wakil Menteri Keuangan Jepang Jun Muramura mengatakan pemerintah telah siap menghadapi spekulasi pasar valas dengan pendekatan menyeluruh, dengan memberi perhatian khusus pada volatilitas yang tidak berbasis fundamental selama libur Minggu Emas. Yen sempat menguat sebentar hingga 155,04, dan aktivitas pasar yang rendah memicu spekulasi adanya intervensi; Muramura menolak berkomentar mengenai titik pertahanan. Pedoman IMF tidak membatasi frekuensi intervensi; Menteri Keuangan AS Bessent akan berkunjung ke Jepang pekan depan, sementara para pejabat tingkat tinggi Jepang-AS akan membahas isu yen.

ChainNewsAbmedia1jam yang lalu

ECB Mungkin Mempertimbangkan Kenaikan Suku Bunga dalam Beberapa Bulan Mendatang Jika Inflasi Tidak Membaik, Kata Kohler

Menurut anggota dewan pemerintahan ECB, Kohler, Bank Sentral Eropa dapat mempertimbangkan menaikkan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang jika inflasi tidak membaik.

GateNews2jam yang lalu

Pejabat Utama Mata Uang Jepang Siap Menanggapi Spekulasi Yen pada 7 Mei

Pejabat mata uang teratas Jepang Masatsugu Mimura mengatakan pada 7 Mei bahwa negara tersebut siap merespons secara komprehensif aktivitas spekulatif yang menargetkan yen. Mimura menyatakan bahwa ia memantau pasar secara ketat dengan rasa mendesak mengingat aktivitas spekulatif yang terus berlanjut, meskipun ia menolak untuk

GateNews6jam yang lalu

Pejabat Resmi Bank of Japan Menyatakan Suku Bunga Kebijakan Tetap Jauh Di Bawah Tingkat Netral

Menurut notulen rapat kebijakan Bank of Japan yang dirilis pada 7 Mei, seorang pembuat kebijakan menyatakan selama rapat kebijakan 18–19 Maret bahwa suku bunga acuan masih jauh di bawah level netral. Anggota lain mengatakan bank sentral perlu menaikkan suku bunga kebijakan jika tidak ada tanda-tanda ekonomi

GateNews6jam yang lalu

Ketua Federal Reserve Bank of Chicago Goolsbee Memperingatkan Penurunan Suku Bunga Berdasarkan Kenaikan Produktivitas pada 7 Mei

Ketua Federal Reserve Chicago Austan Goolsbee memperingatkan pada 7 Mei untuk tidak buru-buru menurunkan suku bunga sebagai respons terhadap percepatan pertumbuhan produktivitas, dengan mengingatkan bahwa langkah seperti itu dapat secara tidak sengaja memicu inflasi. Berbicara pada Konferensi Global Milken Institute, Goolsbee mencatat bahwa respons The Fed tidak

GateNews7jam yang lalu
Komentar
0/400
PopFruitCollagevip
· 1jam yang lalu
Penurunan sebesar 0,3 poin sebenarnya bisa dianggap sebagai penyesuaian yang lembut, yang penting adalah tahun 2026 masih jauh, terlalu banyak variabel di tengah jalan, IMF sendiri juga mungkin tidak yakin.
Lihat AsliBalas0
SlowerThanBlockvip
· 1jam yang lalu
4.3% terlihat cukup baik, tetapi penurunan sebesar 0,3 poin persentase menunjukkan risiko yang sedang terkumpul, tekanan utang + perubahan iklim + konflik geopolitik dalam tiga serangan bertubi-tubi
Lihat AsliBalas0
SudoSagevip
· 1jam yang lalu
IMF kembali menurunkan perkiraan, saudara-saudara di Afrika selama beberapa tahun ini benar-benar tidak mudah
Lihat AsliBalas0
YieldYukivip
· 1jam yang lalu
Peluncuran di Kigali cukup menarik, Rwanda bisa dibilang sebagai contoh ekonomi digital di Afrika Timur, semoga laporan ini tidak hanya memberi kritik pedas, tetapi juga memberikan saran praktis.
Lihat AsliBalas0