Menurut Financial Times, Wakil Presiden Bank Sentral Eropa Luis de Guindos menyerukan kehati-hatian saat mempertimbangkan kenaikan suku bunga, dengan mengutip dampak berkelanjutan dari perang Iran terhadap ekspansi ekonomi. Guindos mencatat bahwa guncangan energi biasanya memengaruhi indikator inflasi lebih cepat dibanding metrik pertumbuhan ekonomi, dan menyatakan kekhawatiran bahwa data aktivitas ekonomi yang akan datang kemungkinan menunjukkan penurunan. Ia juga menekankan pentingnya pembukaan kembali Selat Hormuz untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Related News
“Masih Ada Jalan Panjang”: Mantan Strategist Goldman Memprediksi Terjadinya Lonjakan Besar untuk Real Brasil
Bailey memperingatkan adanya “pertarungan” regulasi dengan AS terkait standar stablecoin
Bailey dari BoE memperingatkan adanya “pertarungan” regulasi dengan AS terkait standar stablecoin