BNY memperluas dorongan kustodi aset digital dengan kemitraan di UEA

BNY (dulu BNY Mellon) memperluas layanan kustodian aset digitalnya ke UEA melalui kemitraan lokal, karena permintaan institusional untuk kustodian yang aman di wilayah tersebut meningkat pesat. Ekspansi ini memanfaatkan kolaborasi lokal sebagai bagian dari integrasi cepat aset digital ke dalam keuangan arus utama melalui saluran yang diatur.

BNY bergabung dengan raksasa keuangan global lainnya dalam menjembatani keuangan tradisional dengan ekosistem aset digital, memanfaatkan tingginya permintaan untuk layanan kustodian yang aman dan diatur. UEA mengejar ketertinggalan dari pemimpin global dalam inovasi kripto dan blockchain, menciptakan permintaan untuk solusi kustodian tingkat institusional. Penjaga keuangan tradisional utama secara agresif memasuki pasar kripto untuk menawarkan layanan yang aman dan sesuai regulasi.

Seiring UEA terus membangun kerangka regulasi aset digitalnya, BNY meningkatkan platform aset digitalnya untuk mencakup penyelesaian di jaringan, hampir waktu nyata, melalui deposit tokenisasi. Ekspansi BNY di UEA mencerminkan fase saat ini, di mana kustodian adalah tentang utilitas: memungkinkan aliran aset secara aman antara sistem digital dan tradisional.

BNY membantu menyematkan aset digital ke dalam kerangka tingkat kedaulatan

Dengan bermitra dengan Finstreet dan Yayasan ADI di Abu Dhabi Global Market (ADGM), BNY tidak hanya menyimpan kunci; mereka menyematkan aset digital ke dalam kerangka tingkat kedaulatan. Keterlibatan Yayasan ADI (yang fokus pada ekonomi digital kedaulatan) menunjukkan bahwa infrastruktur ini dibangun untuk pemerintah dan institusi besar, bukan hanya spekulan ritel.

Dominic Longman, direktur pelaksana Middle East dan Africa di Zodia Custody, juga percaya bahwa suasana hati sangat positif. Aset digital kini menjadi bagian dari DNA pemerintah. Sementara headline media didorong oleh siklus hype, kepanikan regulasi, dan volatilitas pasar, UEA mengabaikan kebisingan tersebut dan merancang strategi jangka panjang.

“UEA memasuki fase baru pengembangan keuangan, yang ditandai oleh pasar yang lebih dalam, kecanggihan digital yang lebih besar, dan konektivitas global yang lebih kuat…BNY berada dalam posisi unik untuk menghubungkan ekosistem keuangan tradisional dan digital bekerja sama dengan klien kami.”

-Hani Kablawi, Wakil Ketua Eksekutif di BNY

Keterlibatan BNY di UEA memiliki bobot tambahan karena skala dan peran bank dalam keuangan tradisional. Perusahaan mengelola sekitar $59 triliun aset dalam kustodian dan administrasi, menjadikannya salah satu bank kustodian terbesar di dunia. UEA juga mendorong lebih dalam lagi inisiatif keuangan digital berbasis negara, dengan IHC dan institusi lokal lainnya baru-baru ini mengungkapkan rencana untuk stablecoin yang didukung Dirham yang diatur, yang ditujukan untuk penggunaan pemerintah dan institusi.

Dalam model ini, obligasi treasury tokenized yang disimpan di kustodian BNY dapat langsung mengalir ke klien di Abu Dhabi sebagai jaminan, menciptakan lingkaran nilai global yang mulus. Kemitraan BNY dengan institusi lokal juga membuka jalan untuk aset dunia nyata yang tokenized dan stablecoin.

BNY membuktikan bahwa kustodian telah berkembang menjadi middleware penting

Langkah BNY membuktikan bahwa kustodian telah berkembang menjadi middleware penting dari sistem keuangan masa depan. Ini tidak lagi tentang menjaga Bitcoin tetap aman; ini tentang membangun infrastruktur yang memungkinkan triliunan dolar aset tradisional bermigrasi ke blockchain. Tulang punggungnya sekarang dibangun oleh kustodian, bukan startup teknologi. Ini menunjukkan bahwa risiko adopsi institusional telah beralih dari reputasi (apakah aman?) ke operasional (bisakah kita mengintegrasikannya?).

Pada awalnya, kustodian hanyalah tentang ketakutan: melindungi kunci pribadi dari kehilangan atau pencurian. Sekarang, kustodian berfungsi sebagai jembatan yang memungkinkan aset digital digunakan sebagai jaminan, untuk penyelesaian, dan pembayaran tanpa meninggalkan lingkungan yang diatur.

Kemitraan antara BNY dan pemain lokal yang mapan juga menunjukkan bahwa lokalisasi adalah kunci baru untuk ekspansi global di bidang kripto. Alih-alih platform global “satu ukuran cocok untuk semua”, institusi membangun gerbang yang disesuaikan dan sesuai regulasi di yurisdiksi pertumbuhan tinggi tertentu, seperti UEA.

Menurut Longman, UEA adalah contoh klasik dari keberhasilan semalam yang sebenarnya telah berlangsung selama satu dekade (sejak 2016/2017). Negara yang berusia 53 tahun ini jauh lebih tertarik pada kemitraan daripada proteksionisme.

Jangan hanya membaca berita kripto. Pahami itu. Berlangganan newsletter kami. Gratis.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan