Belakangan ini banyak orang bertanya kepada saya mengapa saya sangat menekankan rasio keuntungan-rugi, jujur saja, hal ini benar-benar bisa menentukan hidup dan mati trading Anda.



Pertama, mari kita bahas apa itu rasio keuntungan-rugi, secara harfiah artinya adalah perbandingan antara uang yang Anda peroleh dan uang yang Anda rugikan. Kedengarannya sederhana, tetapi banyak orang sama sekali tidak menganggapnya serius. Saya akan berikan contoh untuk menghitungnya, misalnya Anda memiliki dompet sebesar 100 dolar, dan hanya menggunakan 10% untuk trading setiap kali, yaitu 10 dolar.

Yang paling penting di sini adalah hubungan antara tingkat kemenangan dan rasio keuntungan-rugi. Banyak orang mengira semakin tinggi tingkat kemenangan semakin baik, tapi saya katakan ini adalah jebakan. Tingkat kemenangan Anda tidak mungkin 10%, juga tidak mungkin 100%. Jika benar 100%, berarti Anda terlalu jarang melakukan trading, atau Anda sedang menipu diri sendiri. Kalau hanya satu kali trading dalam setahun dan selalu menang, tentu saja menang semua, tapi apa gunanya?

Saya tunjukkan data nyata sebagai perbandingan. Misalnya tingkat kemenangan Anda hanya 10%, melakukan 10 transaksi, dan setiap kali profit dan rugi seimbang 1 banding 1, hasilnya adalah satu kali menang dan sembilan kali rugi, akhirnya rugi 80 dolar. Tapi jika Anda bisa meningkatkan rasio keuntungan-rugi menjadi 1 banding 5? Saat itu Anda hanya membutuhkan tingkat kemenangan 20% untuk tetap profit tanpa rugi. 20% itu, bahkan lebih rendah dari peluang lempar koin.

Saya punya seorang siswa, tingkat kemenangan 71% terlihat cukup bagus, kan? Tapi rasio keuntungan-rugi-nya hanya 1 banding 1,5, dan hasilnya tetap tidak profit maupun rugi. Ini adalah masalah banyak orang. Mereka entah melakukan terlalu banyak trading, puluhan bahkan ratusan transaksi dalam sehari, tergoda oleh sinyal; atau mereka melakukan terlalu sedikit, hanya empat transaksi seminggu, lalu menganggap tingkat kemenangan mereka sangat tinggi.

Intinya adalah, sebelum masuk posisi, Anda harus sudah memikirkan dengan matang. Di mana batas kerugian Anda, misalnya 10 dolar? Lalu lihat apakah pasar bisa memberi peluang untuk mendapatkan 15 atau 20 dolar. Jika bisa, masuk; jika tidak, tunggu saja. Ini yang disebut trading dengan disiplin.

Banyak orang juga punya kesalahan persepsi, mengira bahwa kemenangan beruntun selama beberapa hari menunjukkan kemampuan nyata mereka. Padahal itu hanya sampel yang terlalu kecil. Anda harus menggunakan periode bulanan untuk menghitung tingkat kemenangan Anda, itu yang sebenarnya mencerminkan diri Anda. Jika Anda menemukan tingkat kemenangan sangat rendah, mungkin karena terlalu sering melakukan trading, atau salah memilih titik masuk, atau stop loss terlalu ketat.

Saya sarankan Anda mencatat setiap transaksi Anda, sehingga dalam jangka panjang Anda bisa melihat tingkat kemenangan dan rasio keuntungan-rugi yang sebenarnya. Dengan begitu, Anda bisa tahu jenis posisi apa yang paling Anda kuasai, apakah suka trading dalam range, tren, atau rebound. Setelah menemukan gaya trading yang cocok, rasio keuntungan-rugi dan tingkat kemenangan secara otomatis akan meningkat.

Singkatnya, rasio keuntungan-rugi adalah faktor inti yang menentukan apakah Anda bisa menghasilkan uang secara konsisten. Anda bisa memiliki tingkat kemenangan yang tidak tinggi, tetapi selama rasio keuntungan-rugi baik, tetap bisa profit. Inilah mengapa saya selalu menekankan pentingnya hal ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan