Persilangan SMA 50-hari vs. SMA 200-hari Bitcoin yang terkenal—yang secara luas ditakuti sebagai sinyal bearish—akan terjadi dalam waktu 5 hari ke depan. Tapi inilah yang diungkapkan oleh 8 tahun sejarah on-chain: pengaturan teknis ini secara konsisten menandai zona akumulasi, bukan keruntuhan pasar.
Pola: Setiap Death Cross Sejak 2017
Menganalisis 8 kejadian dari 2017 hingga 2025 menceritakan sebuah kisah yang menarik:
Maret 2018: Silang di $6,480 → +50% reli
Oktober 2019: Persilangan di $7,337 → +50% reli
Maret 2020: Silang di $3,907 → +1.700% ke ATH (titik kapitulasi pandemi)
Juni 2021: Cross di $28,800 → +130% rally
Januari 2022: Silang di $33,000 → +45% rally
September 2023: Silang di level yang tidak diketahui → +200% ke puncak baru
Agustus 2024: Silang di level yang tidak diketahui → +120% ke titik tertinggi baru
April 2025: Silang di level yang tidak diketahui → +69% ke puncak baru
Rebound pasca-cross median: ≈65-80% dalam 7 hari. Skenario terburuk masih memberikan apresiasi 45-50%.
Mengapa Pola Ini Bertahan
Death Crosses memicu penjualan algoritmik dan kepanikan ritel secara bersamaan. Ini menciptakan zona kompresi 3-7 hari di mana:
Pola historis tidak menjamin hasil di masa depan. Peristiwa makro (Perubahan kebijakan Fed, guncangan sistemik) dapat mengesampingkan pengaturan teknis. Namun, konsistensi sinyal spesifik ini di berbagai rezim pasar (bull, bearish, menyamping) layak untuk dipertimbangkan secara serius.
Kesimpulan: Death Cross tampak lebih seperti pembersihan pasar yang terstruktur dan kurang seperti tanda kematian—reset volatilitas yang diperlukan sebelum kelanjutan. Uang pintar secara historis melihat ini sebagai kesempatan akumulasi, bukan sinyal kapitulasi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Death Cross Bitcoin: Data Historis Menunjukkan Peluang Kontra
Persilangan SMA 50-hari vs. SMA 200-hari Bitcoin yang terkenal—yang secara luas ditakuti sebagai sinyal bearish—akan terjadi dalam waktu 5 hari ke depan. Tapi inilah yang diungkapkan oleh 8 tahun sejarah on-chain: pengaturan teknis ini secara konsisten menandai zona akumulasi, bukan keruntuhan pasar.
Pola: Setiap Death Cross Sejak 2017
Menganalisis 8 kejadian dari 2017 hingga 2025 menceritakan sebuah kisah yang menarik:
Rebound pasca-cross median: ≈65-80% dalam 7 hari. Skenario terburuk masih memberikan apresiasi 45-50%.
Mengapa Pola Ini Bertahan
Death Crosses memicu penjualan algoritmik dan kepanikan ritel secara bersamaan. Ini menciptakan zona kompresi 3-7 hari di mana:
Pemain institusi menggunakan jendela ketakutan ini untuk menumpuk posisi sebelum langkah berikutnya.
Pengaturan Saat Ini
Dengan persilangan ~5 hari lagi:
Peringatan
Pola historis tidak menjamin hasil di masa depan. Peristiwa makro (Perubahan kebijakan Fed, guncangan sistemik) dapat mengesampingkan pengaturan teknis. Namun, konsistensi sinyal spesifik ini di berbagai rezim pasar (bull, bearish, menyamping) layak untuk dipertimbangkan secara serius.
Kesimpulan: Death Cross tampak lebih seperti pembersihan pasar yang terstruktur dan kurang seperti tanda kematian—reset volatilitas yang diperlukan sebelum kelanjutan. Uang pintar secara historis melihat ini sebagai kesempatan akumulasi, bukan sinyal kapitulasi.