Bagaimana Arus Bersih Exchange Mempengaruhi Kepemilikan dan Likuiditas Crypto?

Pelajari bagaimana arus bersih ke Gate dan penurunan kepemilikan Bitcoin oleh institusi berdampak pada likuiditas kripto serta sentimen investor. Tinjau arus masuk sebesar $1,2 miliar pada Oktober dan perubahan dinamika pasar, serta pentingnya rasio staking XAUT sebesar 18,4% bagi strategi investasi. Analisis mendalam ini ditujukan bagi investor dan profesional keuangan yang membutuhkan wawasan tentang pengelolaan portofolio kripto dan tren aktivitas pasar.

Arus masuk bersih ke exchange mencapai $1,2 miliar pada Oktober, menandakan peningkatan tekanan jual

Dinamika pasar cryptocurrency sepanjang Oktober menunjukkan perubahan signifikan pada perilaku investor, dengan arus masuk ke exchange mencapai $1,2 miliar—menjadi indikator utama meningkatnya tekanan jual di ekosistem aset digital. Angka ini menandai titik balik penting dalam sentimen pasar, karena perpindahan token dalam jumlah besar ke platform trading biasanya mendahului koreksi harga besar atau fase konsolidasi.

Arus masuk ini terjadi bersamaan dengan Tether Gold (XAUT) yang mengalami volatilitas harga signifikan pada periode yang sama. Sepanjang Oktober, XAUT mencatat aktivitas trading intensif, di mana token tersebut mencapai rekor tertinggi $4.392,88 pada 17 Oktober sebelum turun ke level yang lebih rendah di akhir bulan. Pergerakan harga ini sejalan dengan pola pasar yang lebih luas di mana arus masuk ke exchange meningkat dan investor mulai menata ulang posisi menjelang pergerakan pasar yang diantisipasi.

Arus masuk yang terkonsentrasi mengindikasikan pelaku pasar secara strategis mereposisi kepemilikan, baik melalui likuidasi maupun persiapan menghadapi potensi penurunan harga. Ambang $1,2 miliar merupakan volume besar yang biasanya memengaruhi mekanisme penemuan harga jangka pendek di bursa utama.

Dari sisi struktur pasar, arus masuk ini memperlihatkan bagaimana pola deposit ke exchange menjadi indikator awal bagi trader institusional dan ritel. Memantau aliran modal semacam ini memberikan wawasan penting terkait ekspektasi pasar kolektif serta potensi arah pergerakan pada sesi perdagangan mendatang.

Kepemilikan institusional Bitcoin turun 2,3% pada Q3 2025

Output Konten

Q3 2025 mencatat penurunan signifikan pada kepemilikan institusional Bitcoin, yaitu sebesar 2,3% selama kuartal tersebut. Penurunan ini merefleksikan tren penyeimbangan portofolio institusi seiring perubahan kondisi pasar. Penurunan terjadi di tengah fluktuasi valuasi crypto dan dinamika makroekonomi yang bergeser.

Selama periode ini, investor institusional menunjukkan sikap lebih hati-hati dengan melakukan evaluasi ulang terhadap eksposur aset digital mereka. Faktor penyebab penurunan antara lain aksi ambil untung setelah reli sebelumnya serta kekhawatiran atas perubahan regulasi. Penurunan 2,3% ini, meski terbilang kecil secara persentase, tetap mewakili pergerakan kapital yang besar karena besarnya kepemilikan institusi pada Bitcoin.

Kontraksi ini berbanding terbalik dengan fase pasar sebelumnya, di mana adopsi institusi tumbuh pesat. Perubahan ini mengindikasikan investor institusi kini lebih selektif dalam mengalokasikan aset kripto. Data pasar memperlihatkan sentimen institusi masih beragam; sebagian investor mengurangi eksposur, sebagian lagi mempertahankan posisi strategis untuk potensi apresiasi jangka panjang.

Penurunan kuartal ini menegaskan sifat siklus partisipasi institusi di pasar crypto. Meski terjadi penurunan, struktur pasar Bitcoin tetap tangguh, didukung oleh basis investor yang beragam dari ritel, institusi, hingga korporasi. Ke depan, tren kepemilikan institusi akan tetap mencerminkan kondisi makro dan kebijakan regulasi yang terus berkembang.

Rasio staking on-chain mencapai 18,4%, menandakan meningkatnya kepercayaan jangka panjang

Rasio staking on-chain untuk Tether Gold kini mencapai 18,4%, menjadi tonggak penting yang menunjukkan kuatnya kepercayaan investor pada akumulasi nilai jangka panjang. Angka ini berarti hampir seperlima token XAUT beredar disimpan dalam staking, bukan diperdagangkan aktif, menandakan pergeseran menuju strategi investasi beli dan tahan.

Partisipasi staking yang tinggi tersebut menunjukkan keyakinan pelaku pasar terhadap stabilitas dan utilitas Tether Gold sebagai token digital berbasis aset fisik. Dengan lebih dari 522.089 token beredar dan kapitalisasi pasar di atas $2,19 miliar, kenaikan rasio staking sejalan dengan kinerja asetnya. Dalam setahun terakhir, XAUT membukukan imbal hasil 59,30%, jauh melampaui emas konvensional dalam hal utilitas digital dan akses blockchain.

Ambang staking 18,4% menjadi indikator psikologis dan teknis penting. Rasio staking di atas 15–20% biasanya mengindikasikan tekanan jual yang rendah dan keyakinan tinggi dari pemegang jangka panjang. Data harga terbaru menunjukkan XAUT diperdagangkan sekitar $4.212 dengan volatilitas 24 jam stabil di 1,23%, memperkuat narasi bahwa pelaku staking melihat valuasi saat ini sebagai peluang masuk dan menahan, bukan fase akumulasi dengan pembelian agresif.

Momentum staking ini memperkuat posisi Tether Gold sebagai instrumen pelestarian kekayaan sekaligus aset DeFi yang sedang berkembang.

FAQ

Apa itu koin XAUt?

XAUt adalah stablecoin berbasis emas yang merepresentasikan kepemilikan 1 troy ounce emas fisik, tersimpan di brankas aman. Memberikan eksposur digital terhadap emas di blockchain.

Apakah XAUt dapat diandalkan?

Ya, XAUt sangat andal. Didukung emas fisik dan diaudit berkala, sehingga menjamin stabilitas dan kepercayaan di pasar kripto.

Mengapa Tether membeli emas?

Tether membeli emas untuk mendiversifikasi cadangan dan memberikan jaminan lebih stabil pada stablecoin. Langkah ini bertujuan meningkatkan kepercayaan dan mengurangi ketergantungan pada sistem keuangan tradisional.

Berapa nilai XAUt hari ini?

Per 29 November 2025, XAUt bernilai $2.150 per token, mengikuti harga satu ounce emas secara ketat.

* Informasi ini tidak bermaksud untuk menjadi dan bukan merupakan nasihat keuangan atau rekomendasi lain apa pun yang ditawarkan atau didukung oleh Gate.